EVENT / Others / June 2019

Jadikan Momen Lebaran sebagai Momen untuk Lamaran

Momentum berkumpul dengan keluarga besar seperti lebaran bisa juga dijadikan sebagai momen romantis. Ya, dengan mengadakan proses lamaran. Anda yang berencana melamar sang kekasih bisa memanfaatkan momen lebaran untuk menggelar acara lamaran.

Menurut Psikolog keluarga dari Kinik Universitas Indonesia, Anna Surti Ariani, melamar pasangan di saat hari raya akan menambah suasana menjadi semakin istimewa. Apalagi, di momen tersebut Anda juga bisa mengenal keluarga besarnya dalam satu waktu. “Proses perkenalan jadi lebih mudah karena semuanya sudah berkumpul,” jelas Anna Surti Ariani.

Meski demikian, ada beberapa hal yang harus diperhatikan jika Anda ingin melamar kekasih di hari yang fitri tersebut. Berikut kami lansir dari laman www.thewedding.id  hal-hal yang perlu diperhatikan:

 

Kenali Tradisi Keluarganya

Sebaiknya sebelum melamar kekasih, Anda harus mengenali tradisi di keluarganya. Di hari pertama lebaran misalnya, apa yang menjadi kebiasaan dari keluarga pasangan. Apakah ada tradisi sungkeman di keluarga mereka atau tidak? Jika ada apakah lamaran akan dilakukan setelah sungkeman atau sehari setelahnya.

 

Perhatikan Waktu Mudik

Apakah Anda mau melamar kekasih Anda saat mudik? Ini juga yang harus diperhatikan. Jika sang kekasih tidak mudik, apakah Lebaran tahun ini akan dirayakan di tempat saudaranya yang dituakan? Anda perlu mengaturnya agar acara lamaran berjalan sesuai rencana.

 

Siapkan Mental

Melamar saat hari raya jelas butuh persiapan mental dua kali lebih besar bila dibandingkan melamar di hari biasa. Terlebih lagi Anda harus terlihat meyakinkan di hadapan para keluarga besar pasangan. Tidak ada salahnya memastikan prosesi melamar di hadapan keluarga besar akan diterima dengan baik, sehingga lamaran hanya sifatnya formalitas saja.

 

Diskusi dengan Pasangan

Anda sebaiknya mendiskusikan langkah persiapan lamaran dengan sang kekasih atau orang tua. Cari tahu siapa di dalam keluarganya  yang dituakan, lalu siapa pula yang bisa diajak diskusi dengan baik. Anda juga bisa mempelajari karakter dari kepribadian keluarganya tersebut.

 

Buka Obrolan dengan Santai

Saat datang ke keluarga besar kekasih, jangan langsung sampaikan niat untuk melamar. Sebagai pendahulan, Anda sebaiknya mengobrol ringan atau ikut sungkem ke keluarganya. Dengan berbasa-basi sejenak, Anda jadi bisa mengukur kesiapan diri sendiri, termasuk kesiapan mereka menerima kehadiran Anda. Jika sinyalnya positif, silakan langsung melamar si dia.

 

*Sumber: http://thewedding.id/post/292/Yuk-Lebaran-Sekalian-Lamaran

*Foto: https://souvenirnikah.com/lamaran-pernikahan/#!