EVENT / Others / October 2018

Tips Aman Bercinta Saat Hamil Anak Pertama

Bercinta saat hamil kerap dihindari oleh pasangan baru. Padahal, tak sedikit wanita hamil yang justru merasakan kenikmatan dan kepuasan bercinta yang lebih dari biasanya. Selain itu, bercinta saat hamil bermanfaat sebagai persiapan bagi otot-otot panggul wanita untuk menghadapi proses persalinan kelak. Oleh karena itu, kami lansir dari laman thewedding.id beberapa tips bercinta dalam masa hamil, khususnya hamil anak pertama.

 

Waktu Terbaik Bercinta Saat Hamil

Seks yang sehat idealnya adalah 1 – 4 kali dalam seminggu. Ini berlaku saat sang istri sedang hamil maupun tidak. Dalam keadaan hamil pun, suami-istri bisa berhubungan badan kapan saja, bahkan sampai menjelang persalinan. Namun dengan catatan, kehamilan tidak memiliki risiko apa pun.

Namun libido (hasrat seksual) dan keinginan untuk menikmati hubungan intim pada wanita hamil biasanya bervariasi. Biasanya, dorongan seksual agak menurun di trimester pertama akibat perubahan hormon. Memasuki trimester kedua, dorongan seks wanita hamil akan kembali meningkat, sejalan dengan hilangnya keluhan mual. Libido pun kembali turun di trimester ke-3 akibat ukuran dan berat janin yang membesar.

 

Pilih Posisi Aman

Membuncitnya perut si ibu saat hamil akan menjadi masalah tersendiri saat memilih posisi nyaman untuk bercinta. Belum lagi dengan perasaan khawatir akan keamanan janin di dalam perut saat bercinta. Untuk itu pilih posisi bercinta yang aman saat hamil, seperti berikut ini:

  1. Posisi wanita di atas yang paling nyaman untuk banyak ibu hamil terutama karena wanita hamil dapat mengontrol kedalaman penetrasi.
  2. Posisi duduk biasanya pada kehamilan pertengahan atau lanjut di mana tidak memerlukan banyak gerakan. Pria duduk dan wanita duduk di atasnya saling berhadapan atau membelakangi yang pria bila perut sudah membesar. Posisi ini juga memungkinkan wanita untuk mengontrol kedalaman penetrasi.
  3. Laki-laki di atas tetapi berbaring hanya separuh tubuh.
  4. Berlutut atau berdiri, asal jangan meletakan pria ke perut ibu hamil selama hubungan seksual atau batasilah tekanan diperut ibu hamil.

 

Konsultasi Kepada Dokter

Sejatinya seks saat hamil tergolong aman untuk si ibu dan calon bayi. Namun dokter akan menyarankan untuk tidak melakukan hubungan seksual pada kasus tertentu seperti ancaman keguguran atau pemilik riwayat keguguran; pendarahan vagina atau keluar cairan yang tak diketahui penyebabnya, kram, dilatasi/pelebaran cervik; serta penyakit seksual yang menular. Jadi, jika masih ragu jangan sungkan untuk mengonsultasikan hal ini kepada dokter.

 

Perhatikan Ini Saat Seks Kala Hamil

Sebelum melakukan penetrasi yang dalam, utamakan kenyamanan dan kebebasan ibu hamil. Suami bisa berinisiatif untuk memberikan rasa pengertian, empati, kreatifitas dan humor saat bercinta.

Jika kehamilan memiliki risiko tinggi, penetrasi dan orgasme sebaiknya dihindari sampai dokter menyatakan aman. Rangsangan melalui puting juga harus dihindari pada kondisi kehamilan seperti ini. Selain itu, penggunaan alat bantu seks atau benda asing di sekitar vagina juga sebisa mungkin dihindari.

 

*Sumber: http://thewedding.id/pasangan-hubungan/cara-aman-bercinta-saat-hamil-44099

*Foto: https://mukeshbalani.wordpress.com/2015/12/03/is-it-safe-to-have-sex-during-pregnancy/