EVENT / Others / October 2018
Fakta Menarik Bercinta saat Datang Bulan
Datang bulan atau menstruasi sering dianggap sebagai kendala dalam bercinta. Meski begitu, ternyata masih ada sebagian orang yang tetap melakukan hubungan intim saat sedang datang bulan. Lantas, bagaimana penjelasan secara medis tentang hubungan seks yang dilakukan saat wanita sedang haid?
Manfaat Berhubungan Intim Saat Datang Bulan
Saat menstruasi, wanita kerap mengalami gejala seperti kram serta cenderung merasa sedih atau depresi. Saat seperti ini, hubungan seksual bermanfaat mengurangi masalah-masalah tersebut. Karena saat orgasme, Anda akan melepaskan hormon endorphin yang ternyata mampu mengurangi beberapa nyeri saat haid. Endorfin merupakan hormon yang dapat membuat seseorang merasa senang sehingga bisa meredakan depresi atau perasaan buruk lainnya. Berhubungan seks saat menstruasi juga dapat memicu terjadinya perubahan hormon sehingga wanita bisa lebih bergairah dan dapat memberikan kepuasan yang lebih.
Risiko Melakukan Hubungan Seks Saat Datang Bulan
Dari manfaat-manfaat yang telah disebutkan di atas, ternyata ada risiko yang harus Anda perhitungkan, seperti kemungkinan terkena penyakit menular seksual atau terjangkit jamur dan bakteri.
Dalam masa menstruasi, kondisi leher rahim terbuka sehingga kemungkinan darah masuk ke dalamnya. Hal tersebut memudahkan bakteri untuk menuju rongga panggul. Anda juga memiliki kemungkinan lebih besar untuk menularkan virus kepada pasangan, karena ada banyak cairan tubuh atau darah yang keluar.
Setiap bulan, vagina wanita memiliki kadar potential Hydrogen (pH) 3,8 hingga 4,5. Namun, kadar pH tersebut akan meningkat saat datang bulan. Hal tersebut dapat menyebabkan jamur atau ragi dapat lebih cepat tumbuh. Lagipula, gejala infesksi jamur vagina lebih cenderung terjadi seminggu sebelum menstruasi, sehingga berhubungan intim saat menstruasi akan memperburuk gejala tersebut.
Tips Variasi Bercinta
Jika Anda memang tidak bisa menahan untuk bercinta meski dalam keadaan haid, sebaiknya perhatikan tips-tips di bawah ini:
Anda bisa menggunakan kondom khusus wanita yang dapat membantu mengurangi jumlah darah yang mungkin keluar saat bercinta. Atau lakukan gaya misionaris untuk mengurangi keluarnya darah.
Anda tidak perlu khawatir jika melihat gumpalan darah berwarna merah atau cokelat gelap selama atau seusai berhubungan seks, karena hal tersebut normal. Dan agar tidak menodai tempat tidur, gunakan handuk sebagai alas saat bercinta. Pastikan juga Anda atau pasangan tidak aka merasa jijik dengan darah tersebut, agar tidak mengganggu aktivitas bercinta.
Berhubungan seksual saat menstruasi memang dapat memicu banyak risiko. Namun, Anda tetap bisa memenuhi gairah tanpa harus melakukan penetrasi. Misalnya dengan melakukan pijatan sensual, mandi bersama, atau melakukan aktivitas foreplay lainnya.
Seks memang menjadi suatu hal yang penting dalam kehidupan rumah tangga. Namun, jangan pernah menjadikan aktivitas ini sebagai beban hanya karena Anda atau pasangan merasa kurang nyaman. Jadi, ada baiknya untuk saling mengungkapkan pendapat apakah Anda atau pasangan tidak masalah jika melakukan hubungan intim saat menstruasi.
*Sumber: http://thewedding.id/pasangan-hubungan/fakta-menarik-bercinta-saat-menstruasi-43908

