EVENT / Others / June 2020

Kenali Tanda Pasangan Butuh Konseling Pernikahan

Setiap pasangan pasti berharap hubungannya selalu berjalan harmonis tanpa konflik berarti. Namun pada kenyataannya, masalah akan selalu kita hadapi dari yang kecil hingga masalah besar. Khususnya dalam kehidupan rumah tangga, akan selalu ada masalah yang membuat pasangan bertikai. Memang idealnya pertengkaran bisa diselesaikan dengan baik bahkan memperkuat hubungan. Akan tetapi, ada juga pertengkaran yang seolah tidak pernah usai, bahkan merusak keharmonisan hubungan yang terjalin.

 

Pada saat seperti inilah Anda dan pasangan memerlukan konseling, konseling pernikahan salah satunya. Konseling pernikahan tidak hanya dibutuhkan bagi Anda yang sedang berada di ujung perceraian. Sebab pada dasarnya, konseling ini hadir untuk membantu memecahkan apapun jenis masalah rumah tangga. Meskipun hal tersebut belum lazim terjadi di Indonesia, tidak ada salahnya untuk dicoba. Berikut kami lansirkan tanda-tanda pasangan butuh konseling pernikahan.

 

Kendala Komunikasi

Kita semua setuju jika komunikasi merupakan kunci kelangsungan suatu hubungan. Ketika komunikasi sudah tidak berjalan lancar, hubungan pun akan sulit dipertahankan. Jika Anda dan pasangan sudah tidak saling berbagi cerita, saatnya untuk mencari bantuan ahli. Seorang terapis pernikahan dapat menawarkan strategi komunikasi yang tentunya dapat membantu Anda dan pasangan kembali berbagi cerita.

Komunikasi negatif seperti menghakimi, mempermalukan, hinggamengabaikan juga merupakan tanda pasangan butuh konseling. Terkadang, komunikasi negatif terjadi bukan karena apa yang dibicarakan, melainkan karena cara membicarakannya. Bahkan, hal ini pun termasuk dalam kategori kekerasan emosional.

 

Perselingkuhan

Hal ini dapat merusak ikatan pernikahan yang berujung pada perceraian. Bahkan, berfantasi melakukan perselingkuhan pun bisa menjadi sinyal hubungan Anda sudah tidak sehat. Apalagi kalau perselingkuhan tersebut sudah terjadi. Perselingkuhan secara emosional tanpa kontak fisik juga berpotensi merusak pernikahan. Sebab, ada orang lain selain pasangan yang diam-diam Anda cintai. Untuk itu, Anda dan pasangan perlu mencari bantuan sebelum semuanya terlambat.

 

Mengalami Peristiwa Traumatis

Peristiwa traumatis seperti kehilangan anak atau penyakit yang serius memiliki potensi untuk merusak kebahagian rumah tangga. Saat mengalami hal serupa, Anda membutuhkan konseling pernikahan untuk membantu mengelola stres dan mengenali perasaan campur aduk pasca kejadian tersebut.

 

 

Masalah Keuangan

Tidak dapat dipungkiri bila keadaan ekonomi merupakan salah satu sumber konflik dalam rumah tangga. Jika masalah keuangan membuat Anda dan pasangan bertengkar, segera kunjungi terapis untuk menemukan solusinya. Konseling pernikahan tentu dapat mengarahkan Anda dan pasangan menuju solusi yang tepat atas masalah ini.

 

Kemarahan

Saat ucapan dan tindakan sepele sangat mudah menyulut kemarahan, lalu Anda dan pasangan tidak dapat membicarakannya baik-baik, segera lakukan konseling pernikahan. Seorang profesional dapat membantu Anda melihat hal-hal yang mendasari permusuhan dan menemukan jalan keluar.

 

Perubahan Hubungan Intim

Perubahan pola hubungan intim menjadi salah satu tanda adanya masalah dalam hubungan pernikahan. Misalnya, Anda dan pasangan yang biasanya aktif melakukan hubungan intim kini menjadi tidak seaktif dulu. Begitu juga sebaliknya. Jika kehidupan seksual Anda tiba-tiba berubah, Anda patut khawatir. Untuk itu, inilah saatnya Anda dan pasangan melakukan konseling pernikahan. Terlebih, jika perubahan tersebut tidak dapat dibicarakan secara terbuka antar pasangan.

 

 

*Sumber: https://www.weddingku.com/blog/tanda-anda-dan-pasangan-butuh-konseling-pernikahan

*Foto: https://www.copsctenerife.org/know-about-couple-counseling/