EVENT / Others / December 2019

Makna Di Balik Penggunaan Dress Code Pernikahan

Saat ini, bukan hal yang aneh lagi bila pengantin memilih menggunakan dress code untuk pernikahan mereka. Salah satu alasannya mungkin ingin membedakan pernikahan mereka dengan orang lain. Makanya, pengantin memberikan pananda dari dress code tersebut. Di samping itu, dress code sebenarnya juga memiliki makna tertentu. Simak beberapa makna di balik penggunaan dress code yang kami lansir dari laman www.weddingku.com ini:

 

Semi Formal

Jika Anda diundang ke pernikahan dengan dress code pakaian semi formal, maka pilihannya adalah pakaian yang tidak terlalu formal dan tidak terlalu kasual. Biasanya, pria akan menggunakan jas berwarna gelap dan wanita cenderung mengenakan dress yang nyaman. Inilah saatnya Anda untuk bersenang-senang di pesta pernikahan.

 

Formal

Jika code pernikahan Anda adalah busana formal, berarti pengantin sangat menginginkan pernikahan yang tenang, rapi dan terkesan sangat elegan. Anda bisa mengenakan jas hitam atau tuksedo dengan dasi kupu-kupu yang akan menambah kewibawaan Anda.

 

Kasual

Jika Anda diundang dengan code kasual, biasanya pengantin tidak terlalu peduli dengan apa yang akan Anda kenakan, namun pengantin lebih mementingkan makna dari pernikahan itu sendiri. Anda bisa lebih menikmati waktu dan bersenda gurau dengan setiap tamu yang hadir dalam pesta pernikahan tersebut.

Formal Outdoor

Hati-hati jika Anda diundang di pernikahan dengan tema outdoor dan memakai busana formal. Hal ini mengisyaratkan pengantin yang ingin pernikahannya terlihat resmi dan sakral namun tetap hangat karena pernikahan dilakukan di luar ruangan. Pilihannya, Anda bisa menggunakan dress namun memakai wedges/sneakers untuk perempuan, dan memakai jas berwarna coklat, bukan hitam untuk pria.

 

Black Tie

Jangan kira dengan black tie dress code, Anda sebagai wanita juga harus mengenakan pakaian berwarna hitam juga. Dengan dress code ini, pengantin mungkin hanya ingin memberikan sedikit tanda untuk tamu-tamunya agar senada namun tidak berlebihan sehingga tamu masih bisa berpakaian sesuai karakteristik masing-masing.

 

White Tie

Pengantin yang menginfokan Anda sebagai tamunya harus menggunakan dasi berwarna putih, berarti pengantin tersebut ingin pesta pernikahannya lebih formal. Pengantin ingin Anda muncul dengan tuksedo hitam, rompi, celana panjang, sepatu kulit dengan dasi kupu-kupu berwarna putih. Kalau sudah begini, Anda sebagai wanita bisa mempercantik diri dengan tambahan sarung tangan.

Nuansa Putih

Putih memang bermakna suci. Jika Anda mendapatkan dress code pakaian bernuansa putih, berarti pengantin ingin pernikahannya lebih terkesan sederhana namun tetap sakral. Nuansa putih ini juga akan membuat Anda merasa nyaman di pernikahan tersebut.

 

Dilarang Menggunakan Heels

Beberapa pengantin juga melarang tamu-tamunya menggunakan sepatu hak tinggi karena ingin pernikahannya terasa lebih santai dan bisa bersenda-gurau bersama. Biasanya, hal ini dilakukan pengantin yang mengadakan pernikahan outdoor di taman atau di tepi pantai. Yang jelas, pangantin menginginkan dia dan semua tamu bisa menikmati pesta pernikahan tersebut.

 

*Sumber: https://www.weddingku.com/blog/makna-tersembunyi-di-balik-dress-code-pernikahan

*Foto: https://id.pinterest.com/pin/209558188894652417/