EVENT / Others / March 2020

Inilah Aturan Menikah Di Tengah Pandemi Corona

Merebaknya penyebaran virus Covid-19 atau corona di dunia membuat  aktivitas masyarakat terbatas. Tidak hanya para pekerja yang diwajibkan work from home, tapi juga masyarakat lainnya wajib menerapkan social distancing. Dampaknya, masyarakat diwajibkan tidak keluar rumah kecuali keadaan darurat, hingga tidak menggelar acara berskala besar, termasuk pesta pernikahan.

Namun, Anda masih tetap bisa menggelar acara pernikahan dengan skala kecil (seperti akad nikah) di rumah. Meskipun begitu, Anda perlu menaati beberapa protokol yang diberikan Kementerian Agama (Kemenag) seperti yang dilansir dari weddingku.com berikut ini:

Akad Nikah di rumah

  1. Area menikah harus di tempat terbuka, misalnya di halaman. Jika ingin menikah di ruangan, ruangan tersebut harus memiliki ventilasi yang baik.
  2. Membatasi jumlah orang yang mengikuti prosesi akad nikah. Usahakan hanya keluarga inti dan saksi kedua mempelai saja yang di dalam satu ruangan dan tidak lebih dari 10 orang.
  3. Semua orang yang bersangkutan dalam acara tersebut harus sudah mencuci tangan dengan sabun, menggunakan hand sanitizer,serta bersih pakaian dan juga lingkungan. Tidak lupa untuk memakai masker (bagi yang sakit). Hal ini berlaku juga untuk kedua mempelai.
  4. Jika ada yang merasa sakit atau tidak enak badan, diimbau tidak datang ke acara dan harus mengisolasi diri sendiri di rumah masing-masing.
  5. Khusus untuk petugas, wali nikah dan calon pengantin pria harus menggunakan sarung tangan karena nantinya akan bersentuhan saat ijab-kabul.

Akad nikah di Kantor Urusan Agama (KUA)

  1. Hampir sama dengan menikah di rumah, Anda juga harus membatasi jumlah orang yang akan mengikuti prosesi akad nikah.
  2. Semua yang terlibat (usahakan keluarga inti dan saksi kedua mempelai saja) untuk melakukan pembersihan diri seperti mencuci tangan, memakai masker dan meminimalisir sentuhan fisik.
  3. Petugas, wali pernikahan dan pengantin pria harus menggunakan sarung tangan.

Untuk memutus penyebaran virus corona melalui kontak fisik dan menghindari kerumunan, Kemenag juga meniadakan semua jenis layanan selain administrasi dan pencatatan pernikahan di KUA. Beberapa hal yang sementara waktu ini ditiadakan adalah bimbingan pernikahan untuk calon pengantin, konsultasi pernikahan, bimbingan klasikal dan lain sebagainya.

Semua hal ini dilakukan semata-mata untuk mencegah dan mengurangi penyebaran virus corona yang semakin hari semakin cepat menyebar. Jadi, sebaiknya kita semua bisa mematuhi peraturan pemerintah demi keselamatan kita semua.

 

*Sumber: https://www.weddingku.com/blog/aturan-menikah-di-tengah-wabah-corona

*Foto: https://www.thespruce.com/apply-marriage-license-in-missouri-2300773