EVENT / Others / October 2019

Seserahan Wajib dalam Acara Sangjit

Indonesia dikenal memiliki beragam suku bangsa dan berbagai etnis. Setiap etnis tentu memiliki tradisi dan budayanya sendiri, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam acara pernikahan. Demikian juga etnis Tionghoa yang ada di Indonesia. Tradisi pernikahan yang berlaku dalam etnis Tionghoa mengandung beberapa ritual di dalamnya, salah satu ritual tersebut adalah Sangjit.

Sangjit adalah prosesi ‘seserahan’ dalam budaya Cina atau Tionghoa, di mana keluarga calon mempelai pria datang membawa persembahan untuk pihak calon mempelai wanita. Prosesi ini biasanya diadakan setelah lamaran dan sekitar satu bulan hingga satu minggu sebelum pesta pernikahan. Biasanya diadakan di pagi hari mulai sekitar jam 10 pagi hingga jam 1 siang lalu disusul dengan makan siang bersama.

 

Macam Barang untuk Sangjit

Seserahan yang ditujukan untuk calon mempelai wanita tersebut terdiri dari beberapa barang, yang masing-masing memiliki maknanya sendiri. Berikut kami lansir dari laman weddingku.com barang-barang seserahan wajib untuk Sangjit dan maknanya.

  • Seperangkat perhiasan lengkap mulai dari kalung, cincin, anting, juga gelang emas, yang dimaksudkan sebagai pengikat.
  • Pakaian atau kain disertai aksesoris yang maknanya calon pengantin pria harus memenuhi kebutuhan sandang istrinya kelak.
  • Kosmetik dan perlengkapan mandi agar istrinya selalu tampil cantik dan wangi.
  • Dua buah amplop merah berisi uang susu dan uang pesta. Uang susu diberikan sebagai penghargaan kepada keluarga calon mempelai wanita yang telah merawat dan membesarkannya dengan baik. Sementara uang pesta biasanya diambil jumlah belakangnya saja, sisanya dikembalikan. Yang artinya biaya pernikahan akan ditanggung bersama. Bila keluarga calon mempelai wanita mengambil semua uang pesta, artinya mereka akan menanggung semua biaya pernikahan.
  • Tiga buah nampan yang masing-masing berisi 18 buah-buahan.
  • Dua pasang lilin merah yang diikat dengan pita merah sebagai simbol perlindungan. Satu pasang lilin bergambar naga, satu pasang lainnya bergambar burung Phoenix.
  • Delapan hingga dua belas makanan kaleng beserta enam hingga dua belas kaleng kacang polong.
  • Makanan manis seperti kue mangkuk dan manisan sejumlah 18 buah sebagai lambang kelimpahan dan keberuntungan.
  • Dua botol sampanye atau arak yang biasanya disajikan saat acara pernikahan.
  • Satu nampan berisi gabungan uang-uangan dari emas sebagai lambang keberuntungan dan dua pita double happinesssebagai lambang kebahagiaan.

 

*Sumber: https://www.weddingku.com/blog/seserahan-wajib-pada-acara-sangjit

*Foto: https://www.hipwee.com/wedding/9-fakta-seputar-prosesi-kelanjutan-lamaran-pasangan-tionghoa-sangjit-kaya-makna-serba-merah-nan-meriah/